Kail

Dia dari baja yang melengkung dengan mata yang tajam. Di punggungnya ada bagian yang keluar yang tak kalah tajam. Tempat di mana umpan dipasang, merobek dinding mulut ikan ketika hewan di air itu memakan umpan yang dipasang manusia.
Karat tak membuat manusia melupakannya, asalkan tetap terpasang pada talinya yang kuat. Ia bisa saja dilupakan ketika rusak atau hilang saat ikan yang besar berontak dan memutuskan tali pancing.
Benda itu tidak hidup, tapi ia menjadi satu dari rangkaian yang tak terpisahkan. Tak terbayar, hanya dibeli. Nasibnya sama dengan tali dan batang pancing. Seperti budak tanpa upah namun mereka tak hidup.
