Elegi Pendosa Kelamin
Teringat waktu kecil Agas, ibunya selalu mengatakan agar kelak dewasa menjadi lelaki yang baik, bertanggung jawab, jujur, dan menghargai wanita. Mengiyakan saat itu, seperti angin lalu saja. Agas telah lupa. Petuah sederhana itu kini menegurnya dengan keras.
Naluri makhluk hedonis itu masih teringat akan masa kelamnya. Kenikmatan nafsu, keindahan tubuh, kecupan bibir, seks, dan hingar bingar narkotik. Semuanya begitu indah lampau, kini dia terbudak deritanya.
